Postingan

Data Peta Bencana Erupsi Gunung Kelud Desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri

Gambar
3. Peta Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul Desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri 4. Peta Lokasi Pengungsian Desa Sughwaras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri 2. Peta Jalur Rute Evakuasi Bencana Erupsi Gunung Kelud Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri 1. Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Erupsi Gunung Kelud tahun 2014

KISAH UWAIS AL-QARNI

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al -Qarni tanpa pernah melihatnya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, "Dia seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad" "Ayahnya telah meninggal dunia, dia hidup bersama ibunya dan dia sangat  berbakti kepadanya" "Dia pernah terkena penyakit lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lantas dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah pemimpin para tabi’in.” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) untukmu, maka lakukanlah!” Ketika Umar radhiyallahu‘anhu telah menjadi Amirul Mukminin, Dia bertanya kepada para jamaah haji dari Yaman di Baitullah pada musim haji, “Apakah di antara warga kalian ada yang bernama...

LEBIH MENGUTAMAKAN AKHIRAT

Di antara jalan keselamatan adalah dengan mengejar keutamaan akhirat yang abadi dan tidak lebih mengutamakan kesenangan dunia yang fana. Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu‘anhu, berkata di dalam khutbahnya di hadapan penduduk Mesir, “Sungguh betapa jauhnya jalan dan gaya hidup kalian dengan jalan dan gaya hidup Nabi kalian -shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun beliau, maka beliau adalah orang yang paling zuhud dalam urusan dunia, sedangkan kalian adalah orang-orang yang paling gandrung kepadanya”. (lihat Fawa‘id Abi Muhammad al-Fakihi, Hal. 127) Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu‘anhu, berkata... “Kalian sekarang ini lebih banyak sholat dan lebih keras dalam beribadah daripada para Sahabat Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, meskipun demikian mereka lebih utama daripada kalian”. Mereka bertanya, “Mengapa?”. Beliau menjawab, “Sebab mereka lebih zuhud dalam hal dunia daripada kalian dan jauh lebih berhasrat dalam urusan akhirat”. (lihat az-Zuhd oleh al-Qurthubi, Hal. 39) ...

BAGAIKAN LEBAH

Dari Abdullah bin Amru ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: وَالَّذِي نَفْسُ ‏ ‏مُحَمَّدٍ ‏ ‏بِيَدِهِ إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ ‏ ‏لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تَكْسِر ولم تُفْسِد "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu bagaikan lebah yang selalu memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik. Ia hinggap (di ranting) namun tidak membuatnya patah dan rusak."  (HR Ahmad dan dishahihkan oleh Ahmad Syakir) Itulah mukmin bagaikan lebah, ia hanya memakan yang halal dan menjauhi makanan yang haram. Ia selalu mengeluarkan ucapan dan perbuatan yang baik dan bermanfaat sebagimana lebah yang mengeluarkan madu yang bermanfaat untuk manusia. Dimanapun ia berada, tak pernah berbuat kerusakan. Bahkan ia menjadi pintu pintu pembuka kebaikan untuk manusia. Ia selalu rajin berusaha dan tak pernah malas. Ulet dan tak pernah menyerah. Bahkan ia tak mau makan dar...

SAUDARAKU, KENAPA DIRIMU ?

Kenapa kebanyakan manusia lebih memilih dunia dan rela untuk mengorbankan akhirat ? Kenapa mereka mencari dunia dengan sekuat tenaga, padahal itu tidak akan dinikmati selamanya ? Kenapa masih banyak orang yang begitu gigih mencari jalan-jalan kebahagiaan dunia, seakan tidak ada capek dan lelahnya, sementara badan terasa lemas, pikiran menjadi tumpul, serta keinginan menjadi lemah jika sudah berhubungan dengan akhirat ? Lihatlah sekarang banyak anak kecil yang sudah memegang handphone, padahal dulu ngaji itu lebih seru Kenapa orang yang senang memburu dunia tidak akan menyesal jika pahala berlalu darinya, sementara jika sebuah kesempatan untuk mendapat keduniaan lepas darinya, maka ia akan menyesal dengan penyesalan yang mendalam ? Ibnus Sammak rahimahullah berkata : هَبِ الدنيا في يَدَيْك، ومِثْلُها ضُمَّ إليك، وهَب المَشْرقَ والمَغْربَ يَجِيءُ إليك، فإذا جَاءَكَ الموتُ فماذا في يَدَيْكِ؟ "Anggaplah dunia ada dalam genggamanmu dan ditambah yang semisalnya lagi, dan an...

HUKUM WANITA MEMAKAI CELANA PANJANG

Benarkah wanita dilarang memakai celana panjang tanpa memakai rok? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du, Allah membedakan antara lelaki dan wanita. Allah menegaskan, وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَى “Lelaki itu tidak seperti wanita.” (QS. Ali Imran: 36) Apa yang dinyatakan oleh Allah, itu yang sesuai keadilan dan sejalan dengan kodrat manusia. Karena itu, menyamakan antara lelaki dan wanita adalah kedzaliman dan menyimpang dari fitrah. Diantara perbedaan itu adalah perbedaan dalam berpakaian. Pakaian lelaki berbeda dengan pakaian wanita. Bahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat lelaki yang memakai pakaian wanita dan sebaliknya. Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu mengatakan, أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَعَنَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لُبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لُبْسَةَ الرَّجُلِ “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita yang berpakaian laki-laki.” (HR. ...

4 KUNCI KESELAMATAN DI DUNIA DAN AKHIRAT

Bismillahirrahmanirrahim Sahabat, ada empat kunci keselamatan dan keberhasilan kita di dunia dan di akhirat.  Siapa saja yang berpegang dengan keempat kunci ini, insyaallah ia akan selamat dan berhasil di dunia dan di akhirat.  Apa saja keempat kunci tersebut? Keempat kunci ini disebutkan oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullahu dan juga al-'Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullahu : 1. ILMU, yaitu mengenal Allah, mengenal Rasulullah dan Agama Islam berserta dengan dalilnya. Tidak ada kesuksesan dan kemuliaan melainkan dengan ilmu, dan siapa saja yang menyia-nyiakan ilmu, maka ia akan memperoleh kesengsaraan baik di dunia maupun di akhirat. 2. MENGAMALKAN ILMU tersebut, karena Ilmu tanpa amal itu tidaklah bermanfaat, dan amalan tanpa ilmu itu dapat mengantarkan kepada kesesatan. Agama kita mengajarkan untuk berilmu terlebih dahulu sebelum berkata dan beramal. 3. MENDAKWAHKAN atau MENGAJARKAN ILMU tersebut. Orang yang tidak mau mengaja...